Riview Film (Rentang Kisah)

Riview Film Rentang Kisah


Sumber Gambarhttps://www.pikiran-rakyat.com/entertainment/pr-01379871/diadaptasi-dari-novel-gita-savitri-film-rentang-kisah-rilis-poster

Biodata Film

Judul Film : Rentang Kisah

Sutradara : Danial Rifki

Produser : Frederica

Penulis : Danial Rifki

Penulis skenario : Danial Rifki

Pemeran : Beby Tsabina, Bio One, Donny, Damara, Cut Mini, Junior Roberts, Rigen Rakelna, Debo Andryos, Ali Seggaf, Ciara Nadine Brosnan, Aci Resti, Jihan Fairuz Salsabila, Carmela van der Kruk, Izzati Khansa, Putera Wicak, David Garzon Bardua, Josy Isaac, Alexsandar Kerosevic, Sylvia Mayer, dan Anthony Straeger

Penata musik : Andhika Triyadi

Sinematografer : Yoyok Budi Santoso

Penyunting : Aline Jusria

Perusahaanproduksi : Falcon Pictures

Tanggal rilis : 11 September 2020 (Indonesia)

Durasi : 98 menit


Film Rentang Kisah

Film Rentang Kisah Adalah sebuah film yang diambil dari sebuah novel yang judulnya rentang kisah, novel dan filmnya memiliki judul yang sama. Film Rentang Kisah menceritakan kehidupan seorang gadis muda bernama Gita Savitri Devi dan ia biasanya dipanggil Gita oleh teman-teman dan juga keluarganya, ia seorang anak yang menempuhkan pendidikan SMA di Indonesia dan kuliah di Jerman.

Bagian awal film menampilkan seperti berita tentang krisis moneter lalu dilanjutkan dengan dengan scane ayah Gita yang pamit pergi keluar negeri untuk bekerja dan pada waktu itu Gita masih kecil dan adiknya masih bayi lalu layar berubah menjadi gelap. Gita telah menjadi gadis SMA, berubah menjadi gadis yang sangat cantik. Pada saat itu Gita akan melaksanakan ujian akhir di SMA-nya, ia kebingungan ingin masuk ke kampus mana dan jurusan apa. Gita masuk ke ITB dengan jurusan yang sama dengan papanya dahulu tapi pada saat itu mama Gita mengatakan bahwa mama Gita ingin menguliahkan Gita ke Jerman. Gita berangkat ke Jerman tapi sebelum berangkat ke Jerman Gita di telpon pacarnya, Gita berbohong kepada mamanya ia mengatakan yang telpon itu tukang asuransi. Pada waktu Gita di Jerman itu lagi summer tapi masih dingin jadinya ia harus membeli baju-baju musim dingin lagi karena baju yang ia bawa tidak terlalu tebal. Gita bertemu dengan teman baru di sana dan mereka sama-sama dari Indonesia serta kota yang sama yaitu Jakarta, nama teman baru Gita itu Vina.  Selama di Jerman, Gita cukup memperhatikan penampilannya hingga ia memutuskan melepaskan hijabnya setelah izin kepada mamanya. Oh ya guys, di sini mama Gita suka sama Naswa Shihab. Gita satu studienkolleg dengan Vina, mereka satu kelas. Selama di sana Gita belum terlalu bisa bahasa Jerman, walaupun ia sudah kursus bahasa Jerman di Jakarta. Pacar Gita yang menelpon Gita sebelum ia berangkat ke Jerman, ia menyusul Gita ke Jerman dan ia sudah berada di depan studienkolleg Gita. Dalam adegan Gita bertemu dengan pacarnya sepertinya pacar Gita cukup kaget dengan penampilan Gita yang baru yaitu tanpa hijab, Gita dan pacarnya menghabiskan waktu bersama di sana. Pacar Gita melepaskan cincin dari tangannya ia pun memasangkan ke jari Gita agar Gita tenang dan tidak curiga pad dirinya, pada waktu itu juga Gita mengatakan bahwa ia tidak bisa melihat postingan pacarnya di sosial media tapi pacarnya memberi alasan yang singkat lalu meningglkan Gita. Scane berkutnya menampilkan Gita yang mengikuti kegiatan kelas penyetaraan di Jerman tapi Gita seperti kebingungan, ia cukup tertekan di sana. Gita mengatakan kepada mamanya, bahwa ia tidak kuat. Gita memberitahu ayahnya, bahwa ia strees dan ayah Gita pun memberi saran padanya agar tidk stress lagi. Gita pergi kesebuah tempat seperti cafe atau bar, scane selanjutnya memberitahukan bahwa Gita diblok oleh pacarnya sebab Gita tidak bisa melihat postingan pacarnya di sosial media tapi temannya yang lain bisa melihat. Pacar Gita selingkuh, dalam adegan tersebut terlihat Gita cukup sedih sekali hingga ia berteriak-teriak dalam isak tangisnya. Gita melukai dirinya sendiri pada saat ia mengetahui pacarnya selingkuh, mamanya langsung menelpon dirinya karena mamanya tiba-tiba kepikiran dirinya, ikatan seorang ibu dan anak memang kuat ya. Scane berikutnya Gita di telpon sama Putra, Putra mengajak Gita untuk mengikuti projeknya bersama teman-temannya dan Gita sebagai modelnya. Gita bertemu lagi teman baru yaitu ada Angling, Afif dan Paul. Gita menjalani hari-harinya di Jerman bersama teman-teman barunya itu, teman baru Gita di kenal dengan geng coolyah dan Gita pun tergabung dengan mereka. Pada saat sedang duduk dengan anak coolyah, ia melihat ada seseorang yang sedang mencari botol plastik dan Gita pun kaget karena di Jerman botol plastik bisa langsung jadi uang. Selama di Jerman Gita cukup terbayang-bayang dengan pacarnya yang selingkuh, menurut ku ini bisa dikatakan tahap move on. Gita pergi ke tengah danau di Jerman bersama Paul, mereka naik perahu. Gita membuang cincin yang pernah di kasih pacarnya dan ia berteriak, Setelah dari tengah danau itu Gita pun mengobrol dan menghabiskan waktu bersama Paul, sungguh Paul sangat membawa pengaruh positif pada Gita. Sesekali film tersebut memberikan kilas balik, ketika Gita dan mamanya sedang berziarah ke makam kakeknya. Gita diberikan suprise ulang tahun oleh geng coolyah dan juga Vina, di sebuah cafe. Berlanjut ke kondisi krisis ekonomi, mama Gita di Jakarta sedang mengalami krisis ekonomi  lalu papa Gita juga sakit hingga tidak bisa bekerja selama seminggu dan mama Gita meminta Gita untuk berhemat. Kesulitan ekonomi di Jerman membuat Gita harus pandai-pandai dalam mengolah kondisi keuangan, ia pun mencari berbagai cara untuk tetap bisa makan. Gita mulai mencari pekerjaan di Jerman, Ia pun menjadi pemungutan botol di sana. Meskipun dalam kondisi krisis ekonomi, keluarga Gita tetap bersedekah. Kebetulan sekali Gita bertemu dengan empat anggota geng coolyah diperempatan, mereka semua bekerja di restoran yang letaknya tak jauh dari perempatan itu. Gita bekerja di sana, membagi waktunya untuk bekerja dan belajar. Gita tidak lulus kelas kimia, ia sangat sedih dan saat itu ia sedang bersama Paul lalu ia pun memarahi Paul disitu karena sedang emosi. Geng coolyah menyadari sesuatu, Paul hilang ditambah Paul memposting gambar hitam di sosial media dan hal itu membuat Gita sedikit kepikiran hingga ia memutuskan untuk mencari Paul. Gita bertemu dengan Paul, mereka berbagi waktu dan Paul menceritakan masalahnya di sana. Paul mengalami ketidakyakinan sama agamanya sendiri, di sini Paul kristen dan Gita islam. Gita mengajarkan Paul untuk sholat, berjalannya waktu Paul pun memutuskan untuk mualaf, pada saat itu Gita menangis karena terharu. Setelah scane Paul mualaf, Gita pun memutuskan untuk kembali berhijab. Di sini Gita juga mempunyai chanel youtube, dalam film tersebut ia cukup sering membuat video youtube, mulai dari video cover lagu dan juga video ia beropini. Scane selanjutnya Gita selesai kuliah, ia pergi ke negara tempat papanya bekerja. Gita mengikuti papanya ketempat kerja, papanya bekerja sebagai seorang pelayan di sebuah restoran. Gita pulang ke tempat papanya tinggal, sebuah tempat yang kecil dan cukup berantakan. Gita dan papanya memutuskan untuk pulang ke Indonesia, mereka disambut oleh mama Gita dan adik Gita dengan haru. Adegan akhir dari film ini menunjukkan keluarga yang telah berpisah lama akhirnya berkumpul lagi, sebuah ending yang sangat menyenangkan. 

Kelebihan Film

Menurut aku pribadi sebagai seorang penonton, film ini itu cukup enjoy untuk di tonton. Alur ceritanya sangat bagus hingga membuat penonton cukup terbuai oleh suasana, penyajiannya yang cukup bagus hingga membuat penonton bisa mengerti maksud dari film tersebut.

Film ini memberikan begitu banyak pelajaran kepada penontonnya seperti tetaplah bersedekah meskipun sedang mengalami kesulitan ekonomi, jangan menilai orang dari luar saja, jangan terlalu mencintai seseorang karena ketika seseorang itu menghianati kita maka kita akan sangat frustasi sekali hingga melukai diri, tetap semangat menjalani hari-hari dengan masalah yang ada dan harus berani mencoba hal-hal yang baru. 

Film ini juga memberikan gambaran kepada anak-anak yang belum kuliah, lebih tepatnya memberikan sedikit bocoran tentang dunia perkuliahan. Film ini memberikan pelajaran kepada anak-anak yang belum kuliah terutama yang ingin berkuliah di luar negeri. 

Kekurangan Film

Kalau ada kelebihan pastinya ada kekurangan dong, menurut aku di film ini ada beberapa kekurangan seperti jarak umur Gita dan adiknya cukup jauh di tambah ketika Gita selesai kuliah tapi adiknya tetap segitu-gitu ajah badannya. Menurut aku pribadi bagian setelah mama Gita mengatakan ia ingin Gita kuliah di Jerman lalu berikutnya menampilkan scane Gita berangkat ke Jerman, itu terlalu cepat mungkin bisa menampilkan persiapan Gita terlebih dahulu sebelum berangkat ke Jerman. Moment Gita dan pacarnya juga tidak terlalu nampak, menurut ku bisa ditambahkan lagi menjadi lebih banyak sedikit. Aku suka sama ending film ini cuma aku kurang pas di aku, aku pikir Gita akan memiliki hubungan spesial dengan Paul karena selama film terlihat sepertinya keduanya memiliki perasaan. Kehidupan kuliah Gita selama di Film kurang banyak jadi kurang dan di sini juga tidak ada adegan Gita memakai toga atau wisuda.

 


Komentar

  1. Jadi penasaran menonton filmnya. Btw, Gita ini apakah Gita selebgram itu, ya? Kalau iya, berarti ini film biografi dia dong

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Enam Puluh Dua Hari Bersama Orang-Orang Hebat

Prosa (Tentang Kehilangan Yang Abadi)

Prosa (Rasa Ini Habis Bukan Mati)