Enam Puluh Dua Hari Bersama Orang-Orang Hebat

Enam Puluh Dua Hari Bersama 

Orang-Orang Hebat

Sumber gambar : Gambar milik pribadi

Menulis dan membaca merupakan sebuah kegiatan yang sering aku lakukan semenjak kecil atas dorongan orang tua dan dari situlah aku menyukai kegiatan menulis dan membaca, akhirnya menulis dan membaca menjadi hobiku. Aku suka membaca buku terutama buku-buku non fiksi seperti novel dan aku juga suka menulis bahkan ketika SMA guruku pernah memberikan tugas untuk meringkas satu buku paket, aku senang sekali waktu itu dan tugas itu bisa aku selesai dalam waktu yang cukup cepat karena hobi menulisku itu.

Memang benar sedari kecil aku suka sekali membaca dan menulis tetapi aku belum masuk dunia kepenulisan pada waktu itu, teringat sekali dibenakku pada waktu itu aku memiliki cita-cita menjadi seorang penulis. Setiap orang yang menanyakan cita-citaku maka aku akan langsung menjawab dengan tegas kalau aku ingin menjadi seorang penulis.

Hobi menulis dan membacaku ini semakin didukung dengan kegiatan aku yang suka menulis dibuku diary, jujur ya guys dulu aku suka banget nulis hal-hal yang aku rasain dalam sehari itu di dalam buku diary aku . Aku pernah menulis tentang perjalan cinta monyet aku di sana, aku juga pernah menulis tentang kemarahanku pada seseorang, aku juga pernah menulis tentang hewan-hewan kesayanganku di sana dan masih banyak lainnya.

Sumber gambar : Gambar milik pribadi

Ketika aku menginjak usia SMP aku bertemu dengan seorang teman dekat yang pada waktu itu ia juga suka membaca dan menulis sepertiku, namanya Amelia. Aku dan Amelia pada waktu itu pun berteman baik karena memang kami satu kelas, bertahun-tahun lamanya kami berteman hingga kata teman itu berubah menjadi sahabat. Aku dan Amelia berteman dari tahun 2017 - sekarang, segala susah senang pernah kami hadapi bersama bahkan kami pernah mengalami cekcok kecil.

Pada tahun 2020 ketika corona begitu menghebohkan dunia sehingga semua aktivitas harus dibuat online termasuk sekolah, awalnya aku senang karena sekolah online tapi lama-lama suntuk juga ya guys karena harus di rumah terus-menerus. Awal tahun 2020 itu aku dan Amelia mulai bersama-sama memasuki dunia kepenulisan, berawal dari nulis cerpen disalah satu forum literasi yang ada di daerah kami hingga akhirnya kami mengikuti kegiatan kepenulisan online lainnya.

Aku dan Amelia mulai mengikuti komunitas kepenulisan online pada tahun 2020, terbilang cukup banyak komunitas kepenulisan yang kami ikuti pada waktu itu dan kami pun mengikuti berbagai lomba kepenulisan. Setelah cukup lama di dunia kepenulisan aku memutuskan untuk vakum terlebih dahulu karena ada hal-hal yang harus aku kejar terlebih dahulu, Amelia melanjutkan dunia kepenulisannya tetapi tidak lama kemudian ia juga memutuskan untuk vakum bersamaku. Tahun 2022 aku dan Amelia kembali aktif dalam dunia kepenulisan.

Sumber gambar : https://renovrainbow.com/program-komunitas-menulis-odop-one-day-one-post

Suatu hari saat aku dan Amelia lagi persiapan buat fotoshoot sebagai kenang-kenangan sebelum berpisah karena kami telah tamat SMA dan akan segera berpisah dalam waktu dekat. Tiba-tiba Amelia mengajakku untuk mengikuti pendaftaran ODOP sontak waktu itu aku langsung meminta link mengenai Pendaftaran ODOP kepada Amelia, sebenarnya aku sudah mengetahui pendaftaran ODOP karena sempat lewat diberanda Instagramku tetapi aku ragu untuk mendaftarkan diriku waktu itu lalu saat Amelia mengajakku untuk daftar maka aku pun menghilangkan raguku kemudian aku dan Amelia mendaftarkan diri di ODOP. Aku nggak nyangka banget sih bisa lolos pendaftaran ODOP apalagi lolosnya sama Amelia.

Awal-awal lulus pendaftaran ODOP udah senang tetapi tentunya tahap memasuki komunitas ODOP tidak sampai disitu saja karena masih harus melewati masa OPREC ODOP BATCH 10 selama dua bulan atau enam puluh dua hari, tentu saja itu bukan waktu yang singkat bagiku. Di sini pertama kali aku memiliki blog karena mendaftar di ODOP itu harus memiliki blog dan ini pertama kali juga aku harus menulis terus selama dua bulan atau enam puluh dua hari, jujur ini sungguh hal yang sangat menantang bagi diriku.

Selama mengikuti OPREC ODOP BATCH 10 ini ternyata dibagi dua grub yaitu bhineka dan nusantara, aku digrub bhinneka dan temanku Amelia digrub nusantara, ya kami harus berpisah sementara di sini. Meskipun aku dan Amelia beda grub tetapi kami tetap saling memberi semangat satu sama lainnya. Di grub masing-masing terdapat para mentor yang keren-keren dan hebat-hebat. 


Sumber gambar : Gambar milik pribadi

Selama dua bulan atau enam puluh dua hari aku menulis setiap harinya meskipun ada beberapa kali aku utang tulisan dan ini menulis selama itu merupakan hal baru bagiku, meskipun aku sudah pernah terjun ke dalam dunia kepenulisan tetapi ini tetap hal baru bagiku karena aku tidak pernah menulis secara terus menerus setiap harinya seperti ini. Melalui ini aku merasa diriku keluar dari zona nyaman karena aku bisa menulis hal-hal yang sebelumnya tak pernah kutulis meskipun tulisanku tidak begitu bagus seperti kakak-kakak yang lain, ya karena masih belajar harap dimaklumi ya guys.

Selama aku digrub bhinneka ini aku diperkenalkan dengan orang-orang yang hebat, jujur mereka itu keren-keren banget. Di grub bhinneka ini ada Kak Vina, Bang Reza, Kak Siti, Kak Nadia, Kak Thia, Kak Wince dan kakak-kakak lainnya. Menurut aku pribadi digrub bhinneka ini seru banget karena terasa banget kekeluarganya meskipun online, begitu banyak cerita digrub bhinneka. Ada kakak-kakak yang selalu ingatin anggota grub bhineka untuk setoran setiap harinya, ada kakak-kakak yang selalu share link grub materi dari grub OPREC ODOP BATCH 10 ke grub bhinneka, ada kakak-kakak yang selalu meramaikan grub setiap menjelang malam hari dan masih banyak cerita lainnya.

Selama di OPREC ODOP BATCH 10 ini aku juga mengenal berbagai orang hebat dari grub nusantara melalui kegiatan SJLD atau Satu Jam Lebih Dekat, begitu banyak bintang-bintang keren di SJLD ini. Oh ya guys aku pernah juga menjadi salah satu bintang SJLD dan jujur rasanya itu seru banget, deg-degan juga tapi sisanya seru.

Selama mengikuti OPREC ODOP ini begitu banyak materi yang aku dapati, setiap minggunya selalu ada materi yang dipandu oleh para pemateri yang hebat-hebat dan keren-keren banget. Jujur di OPREC ODOP ini aku mendapatkan banyak banget ilmu melalui materi yang disampaikan, aku jadi lebih tahu dan lebih paham lagi bahkan aku mengetahui hal-hal yang tak aku ketahui.

Enam puluh dua hari bersama mereka merupakan hal yang luar biasa, segala susah senang dalam mengikuti OPREC ODOP BATCH 10 pun dilewati bersama-sama. Menurut aku pribadi OPREC ODOP BATCH 10 ini memberikan banyak banget pelajaran berharga pada setiap insannya seperti untuk selalu konsisten, selalu sabar dalam melewati sebuah proses, selalu menghargai waktu, dan hal lainnya. Hari-hari selama di OPREC ODOP BATCH 10 ini merupakan hari-hari yang luar biasa banget bagiku, bertemu dengan orang-orang hebat yang tak pernah kupikirkan sebelumnya serta membuat cerita bersama mereka dan berbagi cerita dengan mereka. Buat yang ingin tau tentang komunitas ODOP bisa cek di instagram atau di ngodop.com

Komentar

  1. Selamaat, sudah bisa menempuh 62 hari bersama ODOP semoga bisa sama2 bergabung di keluarga besar ODOP ya.

    BalasHapus
  2. Gemes amat siii kamu sama Amellll wkwkkw langgeng ya persahabatan kalian!!! Kalian sama-sama beruntung punya satu sama lain karena mau belajar dan berjuang bersama! Kalian bakal jadi duo penulis yang perfect! Aamiin!

    Selamat ya Sulan udah menulis selama dua bulan, bahkan paling banyak menulis prosa yang susah banget! Good job, Sul! Proud of you!

    Salam juga sama Amel. Best for you guys!!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Halo kak Vina. Duh, sayang aja kita enggak satu grup ya. Pasti bakal seru tuh klo bersama kak Vina dan Sulan hehe

      Hapus
  3. Halo Sulanti. Semoga semakin rajin menulis di blog ya. Tulisan kamu sudah menemukan jiwanya, tinggal diasah lagi ya

    BalasHapus
  4. Serius lah sul, engkau adalah teman paling dekatku yang paling ambis selama kukenal

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Prosa (Tentang Kehilangan Yang Abadi)

Prosa (Rasa Ini Habis Bukan Mati)