Prosa (Tentang Kekaguman Ku)
Tentang Kekaguman Ku
Entah sejak bila rasa itu merayap di hati ini, semula terasa biasa lalu beranjak menjadi luar biasa. Sungguh diri ini rasanya selalu ingin bersua dengan mu namun sungkan rasanya.
Netra ini pun tak tinggal diam, nyalar menatap mu disetiap saat. Takjub rasanya melihat paras mu yang begitu menawan, sungguh atma ku bergetar hebat di dalam sana.
Setiap bersua dengan mu, entah mengapa rasanya begitu girang walau hanya sekedar saling menatap dalam sesaat waktu. Sungguh rasanya abnormal namun ini candu bagi ku, rasanya aku seperti orang bego tapi aku tidak bodoh.
Terselip rasa sengit di atma ku setiap melihat mu bersama puan-puan di sana itu, membisu dalam diam, itulah yang ku lakukan kala hal itu membidik ku. Ingin rasanya aku berada di sana, di antara puan-puan yang dekat dengan mu itu namun rasanya tak wira karena diri ku ini rikuk. Sungguh netra ini sangat arif memandang mu bersama puan-puan di sana, sungguh diri mu sangat girang kala itu hingga terselip rasa fasik di diri ku, aku juga hendak berada di takhta puan-puan itu.
Semual hal tentang mu ku suka, entah mengapa aku tidak tau. Aku menyamar sebagai seorang interogator padahal aku seorang intel yang menyana tentang diri mu.
Semakin waktu rasa di atma ini semakin tak tertahan hingga tak becus dalam menggandengnya. Tiada diri mu sadari kalau sekali-kali diri mu menjadi pijakan bagi ku dalam menepati objek.
diri mu ikrab dengan ku tapi terasa asing dengan ku. Diri ini selalu ingin semakin ikrab dengan mu namun sungguh rasanya seperti mendesak., bagi ku.
Maaf ku sampaikan pada mu sang tambatan hati ini, tanpa persetujuan mu diri ini menyelipkan nama mu di setiap doa ku dengan penuh harap. Sungguh nama mu selalu bergema di setiap lisan ku kala aku berdoa, tanpa absen sedikit walau sekali pun.
Rasa ini tak tersampaikan pada mu, biarlah rasa ini tersampaikan pada yang menciptakan mu. Berharap takdir mu dan takdir ku sama, merajut kisah secara bersama walau terasa tak mungkin namun tak salah jika ku mengharapkan hal itu.

Ecieh, lagi jatuh cinta nih ceritanya. Jadi ikut senyum-senyum gitu bacanya.
BalasHapusVibe secret admirer yang nikung dalam do'a ya, hehe.. semoga berjodoh jika tidak jodoh pun semoga dijodohkan ^^
BalasHapusBerhentilah berlagak bak mata-mati, mulailah untuk menginterogasikan rasa-rasa yang butuh kepastian untuk tidak terlalu lama tersakiti.
BalasHapuslagi fall in love kayaknya,,kami yang baca juga jadi semakin bahagia..
BalasHapus