Riview Film (Ananta)
Riview Film Ananta
Biodata Film Ananta
Produser : Manoj Punjabi
Penulis : Alim Sudio
Penulis skenario : Alim Sudio
Pemeran : Michelle Ziudith sebagai Tania, Fero Walandouw sebagai Ananta Prahadi, Nino Fernandez sebagai Pierre, Jihane Almira sebagai Tiara, Roy Sungkono sebagai Tama, Anjasmara sebagai ayah Tania, Nova Eliza sebagai ibu Tania, Asri Welas sebagai Bi Eha, Astrid Tiar sebagai Bu Atis, dan Josephine Firmstone sebagai Sukma
Penata musik : Joseph S. Djafar
Sinematografer : Aga Wahyudi
Penyunting : Ahsan Andrian
Perusahaan produksi : MD Pictures
Tanggal rilis : 3 Mei 2018
Durasi : 87 menit
Riview Film Ananta
Film berjudul Ananta ini diadaptasi dari novel yang berjudul Ananta Prahadi, Karya Risa. Film Ananta ini menceritakan tentang sosok cowok bernama Ananta Prahadi dan sosok gadis cantik yang bernama Tania. Tania adalah seorang gadis cantik, Tania ini memiliki bakat melukis yang sangat luar biasa sekali tapi dirinya dianggap aneh oleh lingkungan sekitar bahkan keluarganya karena sifatnya yang sangat introvert serta anti sosial dan tempramental. Ananta atau Ananta Prahadi adalah sosok cowok baik yang tiba-tiba saja hadir dalam hidup Tania, ia sosok cowok yang mengerti tentang Tania setelah ayah Tania pergi (meninggal).
Kisah Ananta dan Tania dimulai ketika mereka berdua bertemu di majelis guru kala itu, pada waktu itu Ananta murid baru dan Tania murid lama. Mulai dari itu Ananta mulai mendekati Tania, ia begitu sabar menghadapi sikap Tania yang sangat introvet serta anti sosial dan juga tempramental itu. Seolah-olah ada keajaiban, Ananta dan Tania bisa akrab, berkat makanan kesukaan Tania yaitu nasi kerak dan juga obrolan mengenai lukisan. Ananta dan Tania semakin dekat setiap harinya, mereka semakin dekat ketika Ananta tinggal di paviliun rumah Tania. Hubungan Ananta dan Tania itu adalah bos dan anak buah, namun seiring berjalannya waktu munculah rasa sayang diantara mereka. Di tengah cerita hadir sosok pria bernama Pierre, sosok pria yang menyukai Tania dan Tania juga menyukai sosok pria itu. Menuju ending film Tania mengetahui apa itu cinta, ia mencintai Ananta bukam Pierre tapi saat ia ingin mengungkapkan rasanya pada Ananta tiba-tiba saja sosok wanita bernama Sukma muncul, ia calon istri Ananta lalu Ananta pergi dari paviliun rumah Tania. Tania dan Pierre memutuskan untuk menikah, sebelum menikah mereka pergi kesebuah rumah kayu, rumah kayu itu menyimpan kenangan yang bisa kenangan pahit tapi juga bahagia buat Tania karena rumah kayu itu mengingatkannya pada papanya. Saat di rumah kayu itu, Sukma datang dan memberikan surat pada Tania, surat itu dari Ananta. Surat tersebut menjelaskan segala hal, Ananta adalah sosok pria yang kenal dengan papa Tania dan sebelum papa Tania meninggal ia menitip pesan pada Ananta untuk menjaga Tania. Surat tersebut memberitahu, mungkin saja Ananta itu mencintai Tania tapi tidak bisa karena keduanya sudah membuat perjanjian di atas materai darah, di atas materai darah itu dijelaskan bahwa hubugan keduanya hanya sebatas bos dan anak buah. Sukma bukanlah calon istri Ananta, Sukma itu perawat Ananta ketika ia sakit. Ananta menderita pembekuan darah di kepala akibat kecelakaan yang dialami dirinya saat bersama papa Ananta dahulu, hidup Ananta tidak lama lagi, oleh sebab itu ia harus mempersiapkan semuanya untuk Tania sebelum ia pergi termasuk menemukan orang yang tepat untuk Tania dan orang yang tepat itu adalah Pierre.
Film ini begitu bagus sekali, sosok Ananta yang begitu pengertian dan sabar bisa merubah sosok dari seorang Tania yang introvert serta anti sosial dan tempramental. Di akhir film Tania kembali melukis, ada sosok Pierre di belakangnya sepertinya keduanya begitu bahagia.
Kekurangan Film Ananta
Menurut aku film ini memiliki beberapa kekurangan, namun film ini tetap bagus banget. Kekurangan di film yaitu menghilangnya sosok Ananta, tidak ada kepastian apakah Ananta sudah meninggal atau masih hidup. Kekurangan lainnya yaitu status dari Ananta dan Pierre, entah keduanya sudah menikah atau belum.
Kelebihan film Ananta
Film ini juga begitu banyak memberikan pengajaran kepada penontonnya, penonton tidak hanya terhibur dengan film tetapi juga mendapatkan pelajaran. Film ini mengajarkan kepada penonton bahwa setiap orang itu tidak ada yang aneh tapi adanya yang istimewa dan unik, contohnya itu Tania. Film ini juga memberitahukan pada penonton tentang cara menghadapi seseorang yang introvert serta anti sosial dan tempramental, perlu rasa sabar dan tulus dalam menghadapinya.
Referensi : https://id.wikipedia.org/wiki/Ananta_(film), https://www.tribunnewswiki.com/2020/01/18/film-ananta-2018
.jpg)







Sepertinya ringan ya film ini kalau baca reviewnya. Soalnya masalah yang dibahas pada film ini sering kita temui di sekitar.
BalasHapusBtw sudah baca novelnya kah kak? Aku penasaran perbandingannya bagaimana.